7 Cara Mengembangkan Usaha Menjadi Besar

Setiap bisnis yang sekarang ini sudah memiliki nama besar pasti pernah merasakan menjadi sebuah bisnis kecil atau dimulai dari nol. Semua itu adalah bukti dari perjuangan, kerja keras, dan inovasi yang dilakukan sehingga mampu memberikan apa yang diinginkan oleh masyarakat.

Jika Anda tengah merintis bisnis kecil, jangan pernah ragu untuk bermimpi bisnis tersebut akan jadi besar. Agar bisa menaikkan level bisnis yang tengah dijalani sebenarnya tidak selalu menambah modal. Anda bisa melakukan berbagai cara agar bisnis bisa berkembang dan tetap bisa dipertahankan dengan target dan tujuan yang terus tercapai. Jangan lupa untuk selalu berinovasi agar tidak tertinggal oleh perkembangan jaman yang semakin pesat.

Ada 7 cara yang sebenarnya bisa Anda lakukan agar bisnis Anda bisa berkembang. Jika Anda tertarik, langsung saja lihat di bawah ini.

Diversifikasi

Jika Anda menawarkan produk dalam bisnis Anda, jangan lupa untuk melakukan diversifikasi. Jadi produk yang Anda jual tidak hanya satu jenis saja. Bisnis Anda bisa saja berkembang jika produk yang ada di dalamnya lebih variatif.

Contoh diversifikasi, jika Anda membuka bisnis jual baju renang. Agar lebih banyak konsumen yang tertarik, Anda bisa coba menawarkan produk baju renang khusus muslimah atau bisa juga baju renang anak-anak. Jadi nantinya bisnis Anda tidak akan monoton dan bisa menjangkau banyak kalangan. Jelas cara ini bisa membuat bisnis Anda jadi berkembang.

Toko Online

Di era digital ini banyak hal yang ditawarkan secara online. Toko konvensional pun kini sudah beralih berjualan online sehingga tidak ditinggal pembeli. Hal ini juga menandakan bahwa bisnis yang tidak bisa mengikuti perubahan jaman tidak akan bertahan lama. Begitu juga bisnis yang Anda jalankan.

Konsumen yang sekarang ini didominasi kaum milenial jelas tidak ingin repot dalam berbagai hal, begitu juga berbelanja. Jika Anda ingin menambah pelanggan, beri kemudahan dengan menawarkan produk secara online dan layanan lain yang bisa diakses secara online juga.

Menerima Setiap Masukan

Jika Anda membuka sebuah bisnis, selalu dengarkan kritik dan sarang dari para pelanggan. Dengan begitu Anda akan tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh mereka. Anda juga bisa tahu kebutuhan pelanggan yang mungkin belum Anda miliki. Jadi selalu dengarkan apa yang diinginkan oleh konsumen agar bisnis terus berkembang.

Mencoba Ekspor

Jika bisnis Anda sudah memiliki kualitas dan kuantitas produk yang konsisten, begitu juga dengan nama yang sudah begitu dikenal, tidak ada salahnya untuk mencoba mengekspor ke luar negeri. Cari tahu apakah ada peluang di negara tertentu. Anda juga harus mencari cara agar produk Anda bisa diterima oleh pasar luar negeri. Jika produk Anda tersebut bisa diterima di pasar luar negeri, maka itu jadi pertanda bahwa bisnis Anda sudah berkembang pesat.

Melisensi Produk

Banyak konsumen yang menginginkan barang dan jasa yang sudah mendapatkan izin edar secara resmi dan juga keasliannya terjamin. Karena itu, penting bagi Anda untuk mendapatkan lisensi dari otoritas terkait. Seperti contoh pada produk makanan maka Anda harus mendapatkan sertifikat dari BPOM atau Dinas Kesehatan, dan juga MUI sebagai label halal. Dengan begitu, konsumen tidak akan ragu dengan produk Anda.

Menerapkan Konsep Franchise

Jika bisnis sudah sangat berkembang, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah membuatnya lebih besar lagi dengan menerapkan sistem franchise atau waralaba. Dengan cara tersebut maka produk yang dihasilkan bisa tersebar di berbagai tempat. Hal tersebut tidak hanya meningkatkan brand awareness, tapi juga pendapatan yang dihasilkan.

White Label

White Label merupakan model penjualan dimana sebuah produk diproduksi, kemudian dijual dengan nama sesuai dengan mitra. Contohnya pada produk makanan ringan. Distributor akan mengambil produk dari Anda dan dijual lagi dengan nama brand yang sudah distributor tentukan.

Cara tersebut bagus jika mitra Anda tersebut sudah memiliki nama. Dengan begitu, tingkat pemesanan akan bertambah atau bisa stabil.

Itulah 7 cara dalam mengembangkan bisnis Anda. Semoga bisa bermanfaat dan bisa jadi masukan untuk bisnis yang tengah Anda jalankan.

Share

10 Pertanyaan Penting Sebelum Memulai Bisnis

Sebelum memulai bisnis akan ada banyak hal yang harus dipertimbangkan agar bisnis tersebut bisa berkembang menjadi lebih baik dan tentu saja sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. Selain itu, dalam menjalankan bisnis tentu saja yang diinginkan adalah keuntungan di dalamnya. Berbagai pertanyaan di bawah ini sangat wajib Anda pahami sebelum membuka bisnis Anda sendiri.

Tips Sebelum Membuka Bisnis Sendiri

Berikut ini ada beberapa pertanyaan yang bisa jadikan Anda acuan sebelum membuka bisnis sendiri. Yuk langsung saja ke pembahasannya.

  1. Apakah Ini Bisnis Pertama?

Jika memang jadi bisnis yang pertama, tentu Anda belum memiliki banyak pengalaman. Namun jika sebaliknya, maka bisnis tersebut bisa Anda jalankan dengan lebih mudah. Apalagi kalau bisnis sebelumnya sudah sukses.

Bagi Anda yang baru pertama kali, maka ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Pertama mengenai modal, baik mental dan uang. Lalu rencana yang harus disusun dengan baik dan matang. Ditambah dengan jaringan koneksi yang bisa memperlancar bisnis.

  1. Yakinkah Menjadi Pebisnis?

Dalam berbisnis harus ada kemampuan yang baik saat menghadapi berbagai masalah dalam bisnis yang dijalani. Jadi Anda harus benar-benar paham tindakan seperti apa yang harus diambil jika terjadi masalah dalam bisnis. Semua kemampuan akan benar-benar diuji.

Namun, jika Anda merasa ragu atau takut dalam mengambil resiko, maka bisa dipastikan Anda tidak memiliki kemampuan menjadi seorang pebisnis. Jika sudah begitu, Anda lebih cocok menjadi seorang karyawan saja.

  1. Seberapa Jauh Pemahaman Mengenai Bisnis yang Dijalankan?

Memiliki minat dalam membuka bisnis memang menjadi pertanda baik. Namun nyatanya itu saja masih kurang. Dalam membuka bisnis harus ada pemahaman, keahlian dan pengetahuan yang tepat untuk menjalankannya. Semua hal tersebut akan membantu Anda dalam mempertahankan bisnis. Terlebih saat minat Anda berkurang dalam bidang tersebut.

  1. Seberapa Paham Orang Terdekat Dengan Bisnis Anda?

Jika Anda memiliki ide bisnis, besar kemungkinan Anda akan membaginya kepada orang terdekat. Jelas Anda pasti mengharapkan masukan atas ide yang sudah diutarakan tersebut. Akan sangat menguntungkan jika orang tersebut bisa memahami bisnis yang sudah Anda ceritakan. Anda juga pastikan akan mendapatkan masukan yang membangun. Tidak hanya sekedar pujian saja yang nanti Anda dapatkan.

  1. Bisakah Membawanya Ke Jalur yang Benar?

Kemampuan melihat peluang bisnis sangatlah penting dalam memulai bisnis untuk masa depan. Jika Anda bisa membawa bisnis ke jalur yang benar, kesuksesan sangatlah mungkin didapatkan. Dengan penguasaan yang baik maka sangat mungkin dapat membantu Anda mencari jalur yang benar sehingga bisnis bisa berkembang.

  1. Apa Tujuan yang Ingin Dicapai?

Entah seperti apa bisnis yang Anda bangun nanti, Anda jelas harus memiliki tujuan atas bisnis tersebut. Hal tersebut akan berhubungan erat dengan jenis atau bidang bisnis yang dijalankan karena Anda bisa menentukan arah tujuannya di masa mendatang. Jika tidak ada tujuan yang pasti, bagaimana nantinya Anda menjalankan bisnis tersebut dengan baik?

  1. Seberapa Jauh Pemahaman Mengenai Kesulitan yang Mungkin Akan Dihadapi?

Perencanaan sangat penting saat menjalankan bisnis. Anda jelas mencurahkan segalanya pada bisnis tersebut. Jelas bukan hanya rencana saja, tapi juga berbagai kesulitan yang mungkin akan ditemui di tengah jalan dan harus diperhitungkan. Berbagai langkah antisipasi bisa Anda ambil sedini mungkin. Bisnis memang selalu penuh dengan resiko dan juga ketidakpastian sehingga Anda harus bisa mempersiapkan berbagai hal sedini mungkin.

  1. Sendiri atau Bekerja Bersama Orang Lain?

Sebagian orang lebih nyaman bekerja sendiri dan bisa lebih menikmati kemandirian. Sebagian lain lebih senang bekerja bersama orang lain. Hal tersebut akan sangat menentukan cara Anda dalam menangani bisnis yang sedang dijalankan untuk masa depan nanti.

  1. Menjalankan Bisnis Sendiri atau Gaji Tinggi?

Banyak orang yang sulit dalam menentukan pilihan apakah bekerja dengan tawaran gaji yang tinggi atau lebih memilih menjadi seorang pebisnis. Jika memang Anda memiliki jiwa pebisnis yang kuat, maka sangat mungkin Anda akan menolak pekerjaan dengan tawaran gaji yang sangat tinggi sekalipun.

  1. Bagaimana Dengan Modal?

Menjalankan bisnis jelas perlu adanya modal. Jika memang modal tercukupi maka tidak akan masalah. Namun jika tidak, Anda harus memiliki kemampuan dalam mencari investor agar bisnis bisa berjalan dengan baik. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan adanya fasilitas pinjaman yang berupa Kredit Tanpa Agunan (KTA). Pilih pinjaman dengan bunga yang paling kecil sehingga nantinya tidak memberatkan Anda dalam membayar kreditnya.

Saat membicarakan soal bisnis, rencana bukanlah satu-satunya, tapi bagaimana cara merealisasikannya. Sejak awal harus bisa dipahami dengan baik mengenai kesiapan, terutama jika bisnis tersebut jadi yang pertama Anda jalankan. Jangan sampai bisnis Anda nantinya hanya memiliki umur pendek tanpa memberikan hasil yang baik. Tingkatkan juga kemampuan Anda sebagai seorang pebisnis sehingga bisa mempengaruhi bisnis yang nanti Anda jalankan.

Share

Memahami Strategi Pemasaran Demi Memaksimalkan Bisnis

Jika ingin menawarkan sebuah usaha, menawarkan jasa atau produk menjadi salah satu cara agar diminati konsumen dan menjadi kunci sukses. Jika kualitas jasa atau produk memang baik, maka bisa dipastikan bisnis bisa berjalan lancar dan bisa menghasilkan keuntungan besar. Meski begitu, bisnis seperti menjual jasa atau produk biasanya tidak menghasilkan keuntungan yang maksimal.

Ada bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal dalam bisnis seperti itu maka penting untuk mengetahui
strategi pemasaran. Dengan mengetahui strategi pemasaran maka akan sangat mungkin bisnis bisa berjalan lancar dan menghasilkan keuntungan maksimal. Langsung saja, berikut ini beberapa hal mengenai strategi pemasaran.

Pengertian

Secara umum, strategi pemasaran adalah usaha yang dilakukan dalam mengenalkan atau memasarkan jasa atau produk ke masyarakat dengan menggunakan taktik dan rencana yang matang. Dengan begitu, tujuan dari strategi tersebut adalah meningkatkan jumlah penjualan.

Strategi pemasaran juga memiliki arti sebagai sebuah rentetan usaha yang dilakukan oleh perusahaan agar bisa mencapai tujuan. Strategi pemasaran tersebut memiliki peran penting untuk meningkatkan nilai ekonomi dari perusahaan.

Ada 3 faktor yang begitu menentukan harga jual, yaitu produk, pemasaran, dan konsumsi. Dari ketiga faktor tersebut, pemasaran akan menghubungkan produksi dan konsumsi.

Sedangkan menurut para ahli, ada beberapa penjelasan mengenai strategi pemasaran. Pertama, menurut Kotler dan Armstrong adalah logika pemasaran dari pelaku bisnis yang dimaksudkan agar bisa mendapat nilai dan keuntungan dari hubungan dengan konsumen yang dijaga.

Sedangkan Kurtz mengartikan sebagai sebuah program dari perusahaan dengan menentukan target pasar dan memberikan rasa puas bagi para konsumen. Rasa puas tersebut bisa didapat dari beberapa elemen marketing mix yang dibangun, yaitu produk, promosi, distribusi, dan harga.

Masih ada begitu banyak pengertian yang dikemukakan oleh para ahli mengenai strategi pemasaran. Namun intinya masih tetap sama agar pelaku usaha bisa memaksimalkan bisnis yang dijalaninya.

Fungsi Strategi Pemasaran

Berikut ini merupakan beberapa fungsi dari strategi pemasaran.

  1. Meningkatkan motivasi dalam menentukan masa depan bisnis yang dijalankan.
  2. Menjadi pedoman atau mengarahkan jalannya sebuah bisnis.
  3. Membantu dalam meraih tujuan untuk jangka waktu pendek atau panjang.
  4. Memberikan standar penilaian mengenai prestasi kerja para anggota.

Tujuan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran juga memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kualitas tim pemasaran dari koordinasi setiap individu di dalamnya.
  2. Menjadi tolak ukur hasil pemasaran yang diukur berdasarkan standar prestasi yang sebelumnya sudah ditentukan.
  3. Menjadi dasar pemikiran saat hendak mengambil keputusan marketing atau pemasaran.
  4. Menjadi kegiatan yang bisa mengembangkan kemampuan bisnis agar bisa beradaptasi.

Strategi Pemasaran Di Era Digital

Dengan berkembangnya teknologi, strategi bisnis sekarang ini menjadi lebih mudah untuk dilakukan, dan jika bisa memanfaatkan teknologi dengan baik maka sangat mungkin mendapatkan keuntungan yang maksimal dan bisa mengembangkan bisnis jadi lebih baik.

Salah satu cara strategi pemasaran dengan teknologi di era digital ini adalah dengan menggunakan email marketing. Bisa juga dengan memanfaatkan mobile marketing yang jauh lebih praktis, yaitu seperti memanfaatkan sosial media yang sekarang ini ramai digunakan. Dengan memanfaatkan teknologi maka sangat memungkinkan bisnis jadi lebih berkembang.

Sebagai Roda Bisnis

Strategi pemasaran sangatlah penting dalam mengembangkan sebuah bisnis. Jika bisnis yang tengah dijalani bisa berkembang dan berjalan dengan baik, pahami berbagai hal mengenai strategi pemasaran. Selain itu, teruslah belajar agar bisa menerapkan strategi pemasaran yang cocok.

Share