Ina Rachman Memiliki Jiwa Sosial Tinggi Dan Pemerhati Masalah Perempuan | Qnet

ina rachman qnet

Ina Rachman adalah pengacara Ibu kota yang cukup disegani karena banyak menangani kasus-kasus besar yang banyak menyita perhatian public. Wanita yang memiliki jiwa sosial tinggi ini sering menangani kasus-kasus selebriti khususnya perempuan. Hal ini bukanlah kebetulan semata tetapi memang Ibu ina adalah pemerhati masalah wanita dan anak di Indonesia.

Ina Herawati Rachman sering diburu media karena sering menangani kasus perempuan yang mengalami ketidakadilan dan tertindas. Risty Tagor, Eddies Adelia hingga Ustadz Azwan pernah ditangani oleh Ibu Ina. Seringnya menangani kasus hukum yang dihadapi banyak public figure membuat Ina herawati ranchman mendapat sebutan baru sebagai pengacara pengacara dengan spesialis menangani wanita tertindas.

Ina Rachman memang memiliki jiwa sosial tinggi khususnya kepada kaum yang lemah. Kaum wanita dan anak adalah bagan masyarakat yang sering mendapatkan perlakuan tidak adil. Hal ini membuka nurani Ina Rachman untuk untuk bertindak, Ibu Ina selalu mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa masalah wanita dan anak adalah masalah bersama yang harus dicarikan solusi secara komprehensif.

Pengalaman adalah sesuatu yang sangat berharga bagi Ina Herawati Rachman. Sebagai seorang wanita beliau mengalami sendiri bagaimana ketidakadilan di rasakan oleh kaum wanita. Ina rachman adalah korban penelantaran dari seorang suami. Pengalaman buruk tersebut membuat beliau bertekad untuk memperjuangkan nasib perempuan Indonesia.

Ina rachman bukan saja memiliki jiwa sosial tinggi tetapi juga seorang aktivis perempuan yang selalu mempromosikan kesetaraan gender. Perlu diketahui bahwa disadari atau tidak diskriminasi gender masih banyak terjadi di Indonesia. Padahal kesetaraan gender adalah hak asasi semua orang. Bukan saja di Indonesia, di banyak negara lainpun isu diskriminasi gender masih sering kita dengan.

Dari berbagai data bisa kita ketahui bahwa posisi perempuan selalu dalam posisi lemah dan dirugikan. Wanita. Banyak wanita merasa takut untuk berkarir karena takut tidak bisa memiliki waktu untuk mengurus keluarga. Hal seperti ini malah akan menghambat perkembangan wanita itu sendiri. Diskriminasi gender membuat banyak kaum hawa merasa tersandar.

Masalah Diskriminasi perempuan di Indonesia

Diskriminasi gender adalah masalah sosial yang dihadapi oleh banyak negara termasuk Indonesia. Kita tidak mengatakan bahwa masalah diskriminasi gender di indonesia jauh lebih jelek dari negara lain. Tetapi masalah ini ada dan sering tidak diungkapkan ke publik. Kita perlu banyak tokoh yang berani menyuarakan isu diskriminasi gender seperti yang dilakukan oleh ina Herawati Rachman.

Masalah diskriminasi gender di indonesia masing sering terjadi. Masalah diskriminasi gender ini tentu tidak menguntungkan bagi kaum wanita. Berikut adalah beberapa hal yang sering menjadi sandungan bagi kaum wanita indonesia untuk maju:

  1. Pola pernikahan yang sering merugikan kaum perempuan

Perlu disadari bahwa masih banyak masyarakat khususnya di daerah yang melangsungkan pernikahan dini. Menurut data dari WHO terdapat sekitar 13% perempuan di Indonesia yang melangsungkan pernikahan di usia 15 sampai 19 tahun. Di Indonesia laki laki bertanggung jawab sebagai pencari nafkah sedang wanita menjaga anak dan harus tinggal di rumah.

  1. Diskriminasi dalam dunia kerja

Tidak bisa disangkal bahwa masih ada segmentasi angkatan kerja berdasarkan gender dan pola penerimaan karyawan baru dan promosi berdasarkan jenis kelamin. Belum lagi anggapan masyarakat bahwa laki laki bekerja untuk menghidupi keluarga. Sedangkan jika wanita yang bekerja di anggap hanya mencari penghasilan tambahan untuk keluarga.

  1. Kekerasan Fisik

Sebenarnya indonesia sudah memiliki perangkat hukum yang diharapkan bisa melindungi perempuan dan anak terhindar dari kekerasan fisik. Tetapi pada kenyataannya di lapangan sangat berbeda. Posisi laki laki yang dianggap sebagai kepala rumah tangga menyebabkan wanita dalam posisi lemah. Belum lagi masalah ekonomi yang sering membuat wanita dijadikan objek pelecehan seksual

Ina Herawati Rachman seorang pengacara yang memiliki jiwa sosial tinggi dan pemerhati masalah diskriminasi perempuan. Diakui atau tidak masalah diskriminasi perempuan masih terjadi di indonesia. Bila kita ingin melindungi hak kaum wanita dengan cara mempromosikan kesetaraan gender kita memerlukan banyak tokoh seperti Ina Rachman.

Share